Pengalaman Seorang HRD Manager

Seringkali saya dihadapkan dengan kebutuhan Sumber Daya Manusia yang mendesak untuk mengisi kekosongan jabatan di perusahaan saya. Maklum saja perusahaan dimana saya bekerja baru berdiri 3 tahun, jadi seringkali perkembangan unit business dan organisasi membuat jumlah Sumber Daya Manusia untuk memenuhi kebutuhan perusahaan juga berubah.

Saya sempat tercengang dengan angka penganguran di Indonesia pada 2010 tercatat 23 juta orang atau setara 10 % dari jumlah penduduk Indonesia. Hal ini terkait dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kisaran 5,5 % yang diyakini belum dapat menyerap angkatan kerja di Indonesia (http://www.mediaindonesia.com/foto/2739/Angka-Pengangguran-2010). Tetapi mengapa Saya tetap sedikit “kesulitan” dalam mencari “kandidat yang baik” untuk mengisi kebutuhan jabatan di perusahaan Saya. Apakah standart di perusahaan Saya yang terlalu tinggi atau kualitas pendidikan di negeri ini yang kurang?

Ironis memang di saat kebutuhan akan SDM tinggi namun kandidat terbaik yang ada Saya rasa kurang, padahal angka penganguran tinggi. Namun fakta yang Saya dapatkan dari pengalaman Saya selama ini, bukan kualitas pendidikannya yang kurang namun kandidat-kandidat yang Saya dapatkan dari perguruan tinggi di negeri ini yang kurang siap memasuki dunia kerja. Saya paling sebal jika CV atau lamaran yang masuk ke Saya tidak sesuai dengan tujuan lamaran tersebut. Pernah saya dapati tulisan : “Berdasarkan lowongan di Surat Kabar Sxxxx Mxxxxxx perusahaan Bapak membutuhkan…….”. Lucunya Surat Kabar tersebut beredar di Jawa Tengah dan notabenenya saya tidak pernah memasang lowongan di Surat Kabar tersebut. Atau lamaran yang salah menuliskan nama perusahaan atau yang paling parah adalah lamaran yang ditujukan ke perusahaan lain di tujukan ke perusahaan saya. Ini menunjukan ketidak fokusan pelamar akan tujuan lamaran.

CV yang masuk pun banyak sekali yang formatnya “standar”, hanya menulis riwayat pendidikan tanpa ada diskripsi tentangnya. Atau sama sekali tidak menuliskan diskripsi tentang ybs, padahal Saya bukan paranormal yang langsung bisa mengetahui tentang kandidat tersebut. Walhasil, CV yang menarik secara tampilan dan isi yang saya lihat benar-benar. Sedangkan CV yang biasa-biasa pasti langsung masuk kotak sampah. CV yang baik, secara tampilan dan isi, masih saya simpan dan beberapa menjadi karyawan di perusahaan. Dari CV saya menjadi tahu bagaimana motivasi, fokus kerja dan performance kerja yang nanti dia tunjukan.

Lebih sebel lagi jika waktu interview kandidat fresh graduated. Rata-rata dari mereka tidak tahu bagaimana “menjual diri” dengan baik. Ditanya tentang ketrampilannya apa malah bingung, ditanya dengan english (karena ditulis di CV : fluently with English both of oral & written) malah ternyata tidak bisa menjawab dengan baik yang lebih parah lagi tidak tahu apa yang ditanyakan. Saat ditanya tentang salary yang diminta rata-rata minta tinggi sekali, bahkan melebihi yang sdh lama bekerja. Kecenderungan fresh graduated adalah mencari kemapanan instan tanpa tahu kalo pencapaian yang benar adalah suatu perjuangan yang tidak langsung turun dari langit. Beberapa dari mereka ingin bekerja di perusahaan besar dengan kemapanan yang tinggi padahal menurut Saya, perusahaan besar ibarat kolam yang besar di dalamnya dihuni ikan-ikan besar. Ikan-ikan kecil akan bertarung dengan ikan-ikan besar tersebut dalam kolam yang besar. Menurut Anda berapa persen kah peluang ikan kecil tersebut menjadi besar? Saya memilih bertempur pada kolam yang sedang dengan harapan menjadi besar dan meletakkan posisi saya pada jajaran ikan besar untuk peperangan selanjutnya.

  1. yups benar hahaa,,,makanya saya buatkan sebuah inspirasi untuk membuat CV. semua yang anda tulis benar2 sesuaii dengan kenyataan yang ada saat ini. thanks for sharing

    http://www.lalulintasjakarta.com/2013/01/contoh-membuat-cv-yang-baik-dan-modern.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: