Relaksasi

Pada saat kita mengalami stress dalam dunia yang kita tempati ini, kita akan mengalami ketegangan dalam diri kita. Ketegangan ini diperlukan pada saat kita berada dalam situasi darurat, saat ada bahaya, kita perlu bergerak cepat dan tubuh kita akan bersiap-siap untuk tugas itu.Contoh pada saat kita ingin memenangkan pertandingan bola voli atau sepak bola, kita menegang sehingga kita akan sangat siaga.

Setelah kejadian stress berlalu, kita akan mengalami kembali kejadian tersebut, dan pada saat yang bersamaan badan kita akan merefleksikan pikiran kita. Kita membutuhkan keterampilan untuk dapat siaga secara mental tapi membiarkan tubuh kita rileks. Bila kita tidak tahu bagaimana caranya merelaksasikan badan kita, ketegangan yang kita rasakan secara fisik akan mempengaruhi kita secara emosional dan mental.

Mari kita memulai dengan mencari posisi dan tempat yang nyaman untuk berbaring. Boleh di atas lantai atau di atas tempat tidur, atau di atas kursi di mana Anda dapat merenggangkan tubuh.

Biarkan badan Anda tenggelam ke dalam lantai atau tempat tidur, tapi rasakan lantai yang tepat dapat menopang badan Anda.

Tujuannya adalah kontrol Anda atas badan Anda dan bukan kondisi yang mengkontrol.

Kita akan bergerak dari satu bagian badan ke bagian badan lain, dari otot tangan, lengan, bahu wajah, dada perut, paha dan kaki.

Saya akan tetap memberi instruksi dengan perlahan-lahan dengan tujuan adalah agar pikiran anada tetap siaga dan anda tetap dapat mengontrol tubuh anda.

Mari kita mulai dengan menggenggam kepalan tangan kanan anda dalam hitungan 1-5 dan lepaskan.

Rasakan pada rasa tegang dan rileks ketika melepaskannya, seakan-akan aliran darah mengalir dari tangan anda yang sebelumnya seperti tidak mengalir ketika tegang.

Kepalkan kembali tangan anda lalu lepaskan. Coba bayangkan perbedaan tangan tegang dan tangan ketika rileks melepaskan ketegangan. Lakukan beberapa kali.

Merupakan sebuah ketrampilan jika kita dapat membedakan perbedaan ketegangan dan rileks di tangan anda pada latihan ini.

Dengan mengingat bahwa tangan kanan Anda telah rileks, saat ini kita akan berpindah ke otot lengan kanan Anda.

Sekarang saya meminta Anda untuk menegangkan otot lengan kanan Anda.

Dengan tangan anda yang semakin rileks sekarang anda kepalkan tangan kiri anda dan lakukan seperti tangan kanan anda. Perhatikan perubahan tangan kiri anda dari tegang menjadi rileks

Dengan mengingat bahwa tangan kanan Anda telah rileks, saat ini kita akan berpindah ke otot lengan kanan Anda.

Sekarang saya meminta Anda untuk menegangkan otot lengan kanan Anda.

Kita pindah ke bahu, dan bayangankan ada dua buah benang yang mengikat bahu anda dan menarik bahu anda ke atas.

Sekarang potong benang itu dan bahu anda akan turun perlahan-lahan, dan rasakan perubahan ketegangan dan rileks.

Kita akan pindah ke dagu, tarik dagu ke dada anda. Rasakan ketegangan yang terjadi di belakang leher Anda, lalu lepaskan.

Sekarang tarik kepala anda ke atas menekan lantai, lalu lepaskan. Sekarang kita ke otot dahi. Tariklah alis Anda ke atas, lalu lepaskan

Kita sering merasakan ketegangan di bagian dahi kita, dapat dilakukan lagi lalu lepaskan, biarkan rasa ketegangan itu meluncur dari dahi, ke leher, ke bahu, ke lengan dan ke tangan kita.

Kita ke rahang kita dengan mengencangkan gigitan kita antara rahang-atas dan rahang bawah lalu lepaskan lagi, kita juga dapat membuka rahang kita dengan nyaman.

Terkadang ada ketegangan pada mata kita, kencangkan pejaman kedua mata anda lalu lepaskan kembali. Sekarang tutup mata anda.

Hiruplah dalam-dalam napas anda lalu lepaskan secara berlahan-lahan.

Tarik napas dan lepaskan napas itu secara pelan dan nyaman dengarkan suara-suara di dalam ruangan ini tetapi biarkanlah berlalu, kita masuk ke otot perut, bayangkan seseorang mau memukul perut anda dan anda mempersiapkan perut anda, tarik perut anda beberapa detik lalu lepaskan.

Kita pindah ke otot paha, kita menegangkan pada otot paha akan tetapi otot yang lain tetap rileks, tegangkan lalu lepaskan, sekarang maju dan mundurkan jari kaki anda dengan perlahan-lahan dan rasakan ketegangannya lalu lepaskan secara rileks dan perlahan-lahan.

Bayangkan kita berada di tempat yang nyaman seperti berada di bawah pohon yang nyaman atau di atas awan yang empuk.

Perhatikan reaksi badan anda dengan datangnya helikopter lewat. Biarkan suara helikopter dan ketegangan yang disebabkannya melewati badan Anda.

Biarkan pikiran-pikiran yang ada dalam pikiran Anda masuk dan melewati pikiran Anda.

Bayangkanlah sebuah skala dari 0-10, di mana angka sepuluh mewakili rasa tegang yang sangat, sedangkan angka nol mewakili rasa yang sangat rileks.

Pilihlah angka yang menurut Anda mewakili rasa tegang sebelum kita melakukan latihan ini, dan setelah itu pilihlah angka yang paling mewakili rasa rileks Anda setelah melakukan latihan ini.

Sekarang saya akan mengundang Anda untuk bangun kembali, yang akan dilakukan dalam 3 langkah. Yang pertama, saya meminta Anda untuk menggerak-gerakkan kedua tangan dan kaki Anda. Yang kedua, bukalah mata Anda, dan yang ketiga, duduklah kembali

Selamat mencoba.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: